DAPATKAN DISKON 20% DENGAN PEMBELIAN MINIMAL IDR 350K

EN   ID
Search Herbana
Keranjang (0) IDR 0
EN   ID
Health 20 September 2019
Oleh: Natasha Tanga

5 Tips Sehat untuk Menghindari Panas Dalam

BACA JURNAL

Panas dalam adalah kondisi dimana tubuh tidak mampu untuk mengeluarkan panas dari dalam tubuh dan menyebabkan beberapa gejala panas dalam, seperti rongga mulut yang terasa kering, sakit tenggorokan, sariawan, sembelit, serta jerawat. Istilah panas dalam lebih dikenal dalam pemahaman kesehatan Asia, seperti pada pengobatan Cina dan Ayurveda. Pada jurnal minggu ini, kami akan membahas beberapa kebiasaan yang dapat anda lakukan untuk menghindari dan mengatasi gejala panas dalam.

1. Konsumsi makanan dan minuman yang menyegarkan tubuh

Iklim tropis di Indonesia secara tidak langsung membuat kita menggunakan pakaian yang terbuat dari serat alami seperti katun dan linen, agar kulit tetap dapat bernapas secara optimal. Prinsip ini juga patut anda terapkan dalam memilih jenis makanan dan minuman yang anda konsumsi agar terhindar dari panas dalam. Sebagai contoh, mengonsumsi buah-buahan yang kaya akan kandungan air, seperti semangka dan melon, dapat membantu anda terhindar dari dehidrasi. Selain itu, minuman dengan kandungan elektrolit alami, seperti kelapa, dapat membantu anda menggantikan mineral yang hilang dari dalam tubuh. Secara umum, buah-buahan dapat dikonsumsi untuk menyegarkan tubuh, kecuali durian yang perlu diperhatikan porsinya agar tidak menyebabkan panas dalam.

2. Kurangi konsumsi gorengan dan makanan pedas

Indonesia dikenal sebagai negara yang kaya akan variasi kulinernya, termasuk banyaknya jenis makanan pedas yang tersebar di seluruh penjuru nusantara. Meski begitu, penting untuk mengonsumsi makanan pedas dalam batasan normal agar tidak menyebabkan gejala panas dalam, mengingat iklim tropis Indonesia yang membuat cuaca seringkali panas. Kombinasi cuaca panas dan makanan pedas tentunya dapat membuat resiko panas dalam semakin besar.

Disamping membatasi konsumsi makanan pedas, makanan lain yang harus dibatasi konsumsinya adalah gorengan. Jenis makanan ini cenderung memiliki kalori besar dan diolah dalam minyak bersuhu tinggi, oleh karena itu, makanan ini kurang cocok untuk dikonsumsi apabila anda sedang berusaha menghindari gejala panas dalam. Selain itu, hindari juga konsumsi makanan ringan dalam kemasan, karena jenis makanan ini tinggi MSG (natrium) yang dapat membuat anda lebih cepat haus dan memperbesar resiko sakit tenggorokan.

3. Kurangi konsumsi kafein dan alkohol

Mengonsumsi alkohol dan minuman yang mengandung kafein secara berlebih dapat menyebabkan dehidrasi, terlebih lagi jika anda tidak minum air secara rutin. Minuman ini juga dapat meningkatkan temperatur tubuh, membuat anda lebih rentan terkena panas dalam. Oleh karena itu, batasi konsumsi alkohol dan minuman berkafein dan jangan mengonsumsinya pada saat cuaca panas. Sebaiknya, pilihlah minuman yang memberi efek menyegarkan pada tubuh, seperti teh krisan, teh buah kundur, ataupun barley.

4. Mandi secara rutin untuk membantu menyegarkan tubuh

Cuaca panas yang lembab seringkali membuat tubuh terasa berkeringat dan lengket, terlebih lagi jika anda banyak beraktivitas di luar ruangan. Oleh karena itu, disarankan untuk mandi agar anda merasa lebih segar. Selain itu, usahakan untuk mandi pagi pada jam yang tidak terlalu siang agar dapat membantu mendinginkan temperatur tubuh.

5. Mengonsumsi larutan penyegar

Ketika anda merasakan gejala panas dalam, alangkah baiknya untuk mengonsumsi larutan penyegar alami, seperti teh krisan, lo han guo, atau barley. Selain itu, produk Balance Madia Cool Down dari Herbana juga bisa menjadi pilihan yang tepat untuk mengurangi gejala panas dalam. Dibuat dari ekstrak alami Algae Merah, Teh Krisan, dan Garden Thyme, solusi panas dalam kini semakin praktis dan dapat dikonsumsi dalam bentuk kaplet yang mudah dibawa bepergian.

OK
OK