DAPATKAN POTONGAN HARGA 20% DENGAN MIN. PEMBELIAN 350K
EN   ID
Search Herbana
Keranjang (0) IDR 0
EN   ID
Health 12 March 2021
Oleh: Natasha Tanga

5 Alasan Mengonsumsi Camilan Berpengaruh Baik Bagi Tubuh

BACA JURNAL

Istilah "ngemil" seringkali dikaitkan dengan kebiasaan yang kurang sehat dan dapat membuat anda mengalami kenaikan berat badan apabila dilakukan terus menerus. Meski begitu, tahukah anda bahwa kebiasaan mengonsumsi cemilan justru dapat memiliki pengaruh positif bagi kesehatan anda? Tentunya, pilihan makanan yang dijadikan snack berpengaruh besar, dan anda sebaiknya mengurangi konsumsi makanan manis maupun yang berkalori besar seperti gorengan. Beberapa jenis makanan yang aman dikonsumsi sebagai kudapan, yakni kacang-kacangan dan buah-buahan, dapat memberikan energi ekstra yang anda perlukan. Pada jurnal minggu ini, kami akan memberikan beberapa alasan mengapa anda tidak perlu menghindari kebiasaan ngemil dan manfaatnya bagi kesehatan anda.

1. Mengurangi rasa lapar dan memberikan tenaga ekstra

Makan merupakan sebuah aktifitas yang dilakukan untuk mendapatkan energi dan nutrisi dari makanan yang anda konsumsi. Begitupun dengan kebiasaan ngemil anda, yang berfungsi untuk menjaga agar anda tidak merasa lapar hingga waktu makan selanjutnya. Mengonsumsi snack yang tepat menjadi hal yang penting untuk memberikan energi dan rasa kenyang yang lebih lama. Makanan kaya protein, seperti kacang-kacangan dapat dijadikan salah satu pilihan snack sehat, sekaligus memberikan nutrisi yang diperlukan tubuh.

Rasa lapar merupakan sinyal yang diberikan oleh tubuh bahwa anda memerlukan makanan. Menahan rasa lapar justru dapat membuat anda makan lebih banyak dari porsi yang seharusnya, bahkan cenderung mengonsumsi jenis makanan yang kurang bernutrisi. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan ringan dapat menjadi salah satu solusi agar anda terhindar dari rasa kalap saat jam makan berikutnya.

2. Meningkatkan konsentrasi

Anda mungkin memiliki kesulitan untuk berkonsentrasi apabila sedang merasa lapar. Oleh karena itu, konsumsi makanan ringan dapat membantu anda untuk lebih fokus sekaligus menambah asupan nutrisi dalam tubuh. Buah-buahan, kacang-kacangan, atau cokelat gelap dapat menjadi pilihan yang baik untuk camilan.

3. Membantu meningkatkan metabolisme tubuh

Anda mungkin berpikir bahwa mengurangi porsi makan dapat mengurangi kalori yang anda konsumsi, agar membantu menurunkan berat badan. Di sisi lain, mengurangi porsi makan juga dapat mempengaruhi metabolisme anda, membuat tubuh cenderung menyimpan kalori yang anda konsumsi sebagai lemak.

Mengonsumsi makanan ringan di antara jam makan dapat membantu mempercepat metabolisme tubuh, sekaligus membantu mengurangi berat badan anda. Metabolisme yang lancar berpengaruh baik bagi kesehatan tubuh.

4. Membantu menurunkan kolesterol

Mengonsumsi makanan manis atau gorengan sebagai camilan memiliki pengaruh yang kurang baik bagi kesehatan, termasuk meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Anda tidak harus menghindari camilan, namun pilihlah jenis makanan yang baik bagi tubuh, seperti buah-buahan atau kacang. Beberapa studi menunjukkan bahwa seseorang yang makan lebih sering dengan porsi yang lebih sedikit, memiliki kadar kolesterol yang lebih rendah dibandingkan orang-orang yang makan 3 kali dalam sehari dengan porsi normal. Kebiasaan makan yang lebih sering memacu metabolisme tubuh untuk terus bekerja, mengurangi penyimpanan kalori dan kolesterol dalam tubuh. Oleh karena itu, mengonsumsi snack yang sehat lebih dianjurkan ketimbang menjalankan diet ketat apabila anda ingin menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

5. Membantu kestabilan gula darah

Pernahkah anda berpikir mengapa individu yang memiliki diabetes sering menyimpan makanan kecil kemanapun mereka pergi? Hal ini dikarenakan kebutuhan mereka untuk menyeimbangkan kadar gula darah. Selama anda mengonsumsi makanan ringan yang bernutrisi dengan porsi yang wajar, kebiasaan tersebut dapat membantu anda mengurangi resiko diabetes dan gangguan kardiovaskuler lainnya.

Kadar gula darah juga dapat mempengaruhi mood anda. Beberapa saat setelah makan, gula darah berangsur turun, menyebabkan tubuh memproduksi hormon seperti kortisol dan adrenalin agar dapat meningkatkan lagi kadar gula darah yang telah turun. Inilah yang menyebabkan anda merasakan mood yang berubah-ubah atau bahkan menjadi mudah marah bila merasa lapar. Oleh karena itu, mengonsumsi camilan yang sehat direkomendasikan tidak hanya bagi kesehatan fisik, namun juga keseimbangan mood anda.

OK
OK