DAPATKAN DISKON 20% DENGAN PEMBELIAN MINIMAL IDR 350K

EN   ID
Search Herbana
Keranjang (0) IDR 0
EN   ID
Health 30 May 2018
Oleh: Natasha Tanga

5 Manfaat Kesehatan yang Anda Dapatkan selama Puasa

BACA JURNAL

Bulan Suci Ramadhan merupakan bulan yang penting bagi umat Muslim. Tahukah anda, selain sebagai panggilan ibadah dan upaya mendekatkan diri kepada Yang Maha Kuasa, banyak manfaat kesehatan yang bisa didapatkan dari kegiatan berpuasa. Pada jurnal minggu ini, kami akan membahas manfaat fisik yang dapat anda peroleh pada bulan puasa kali ini!

1. Meningkatkan sensitivitas insulin

Penelitian membuktikan bahwa puasa memberikan pengaruh positif terhadap tingkat sensitivitas insulin, membuat tubuh lebih mudah mentolerir karbohidrat/gula. Setelah beberapa waktu berpuasa, hormon insulin menjadi lebih efektif dalam memberikan sinyal pada sel-sel tubuh untuk melepaskan glukosa.

Selain itu, sensitivitas insulin yang tinggi juga membuat tubuh dapat menyerap nutrisi dari makanan dengan lebih baik. Menurunkan kadar insulin dalam tubuh juga dapat membuat tubuh membakar lemak lebih efektif, mempengaruhi kadar gula darah dan membuatnya lebih stabil.

2. Membantu menurunkan berat badan & mempercepat metabolisme tubuh

Puasa dapat menjadi salah satu pilihan aman untuk menurunkan berat badan karena aktifitas ini dapat membantu tubuh untuk membakar lemak secara efektif ketimbang diet biasa. Selain itu, jumlah makanan yang dikonsumsi selama puasa akan cenderung lebih sedikit dan frekuensi makan anda akan berkurang, menjadikannya alasan logis untuk menurunkan berat badan. Disamping itu, puasa membuat sistem pencernaan anda beristirahat sejenak, dan dapat mempercepat metabolisme tubuh.

3. Memperkuat daya tahan tubuh terhadap penyakit

Saat berpuasa, sel-sel tubuh mulai bekerja membersihkan sistem tubuh yang kemudian berpengaruh terhadap sistem imun anda. Pembersihan internal ini mengurangi radikal bebas, inflamasi serta membunuh sel-sel jahat dalam tubuh. Singkat kata, puasa dapat membantu tubuh melawan penyakit, jauh sebelum penyakit tersebut dapat bermanifestasi di dalam tubuh. Sel-sel anda akan meregenerasi dengan sendirinya saat berpuasa, dan menyebabkan penggantian sel-sel lama dengan sel-sel baru. Hal ini dapat memperkuat daya tahan tubuh dan resistensi dari berbagai penyakit.

Relief Sari Jinten Hitam dari Herbana dapat membantu anda menjaga kesehatan selama berpuasa. Dengan kandungan ekstrak alami dari tumbuhan, suplemen ini dapat dikonsumsi secara rutin untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

4. Memperbaiki kesehatan pencernaan melalui detoksifikasi

Salah satu tujuan berpuasa adalah untuk memberikan waktu istirahat kepada sistem pencernaan anda. Energi yang seharusnya digunakan untuk mencerna makanan inilah yang kemudian digunakan untuk menghilangkan toksin dan racun yang berada di dalam sel-sel tubuh. Dengan kata lain, sebuah kesempatan bagi tubuh untuk memperbaiki sistem dari dalam.

Detoksifikasi sistem pencernaan sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan. Penumpukan racun dalam usus atapun organ pencernaan lainnya dapat mengganggu kesehatan pencernaan dan mengurangi bakteri baik yang melindungi pencernaan anda.

Tentu saja, selain kegiatan berpuasa yang anda tunaikan selama sebulan penuh ini, anda juga dapat membantu kesehatan pencernaan dengan mengonsumsi Relief Sari Kunyit dan Relief Sari Jahe Merah sebagai suplemen harian anda. Dibuat dari ekstrak tumbuhan alami, kedua tumbuhan ini memiliki kandungan yang baik untuk menjaga kesehatan pencernaan.

5. Menurunkan resiko penyakit kardiovaskuler

Pada poin nomor 2 di atas, telah dijelaskan bahwa kegiatan berpuasa dapat mengurangi kandungan lemak dalam tubuh dan dapat menghindari anda dari bahaya obesitas. Jika anda termasuk salah satu individu yang memiliki berat badan lebih dari normal, maka kegiatan berpuasa juga dapat membantu mengurangi lemak dalam tubuh, jika dibarengi dengan olahraga rutin.

Penyakit kardiovaskuler dan obesitas memiliki relasi yang dekat satu sama lain. Oleh karena puasa menghindarkan anda dari obesitas, maka otomoatis resiko penyakit kardiovaskuler seperti jantung, juga berkurang. Perlu diingat bahwa kandungan lemak yang rendah dalam tubuh, berarti juga kandungan kolesterol jahat yang lebih rendah.

OK
OK